Thursday, 20 June 2013

BAHAGIAMU DERITAKU

ku dengar kau cinta sangat padanya
ku dengar hatimu kini miliknya

diakan menjadi teman sehidup dan semati
aku menjadi sahabatmu

siksanya mengakui kau teman biasa
terpaksa ku terima itu hakikatnya

yang pasti aku xmahu lupakan cinta
kau percik api membakar kenangan lama

aku tak tahu menilai cintamu
aku tak mampu pertahankan

tinggalkan ku
perlahan-lahan ku terima

semakin ku sakit
semakin kau bahagia

mengapakah aku jadi lemah
sungguh ku tak sangka

dia membawa jantungku
bersamamu

--dedikasi khas untuk awak yang pernah bertakhta di hati--

No comments:

Post a Comment